Teknologi Pada Zaman Batu

Pada zaman batu, alat-alat yang digunakan masyarakat pada masa itu terbuat dari batu dan tulang hewan. Alat-alat tersebut masih berbentuk kasar dan belum dihaluskan. Pada zaman tersebut manusia belum bisa bercocok tanam karena peralatan-peralatan yang ada pada waktu itu belum bisa untuk mengolah tanah. Mereka mendapatkan makanan dengan cara berburu hewan dan mengumpulkan buah-buahan dan umbi-umbian yang ada di sekitar mereka. Mereka juga hidup berpindah-pindah ,jika sumber makanan yang ada di daerah tempat tinggal habis, maka masyarakatnya harus pindah ke tempat baru yang memiliki sumber makanan.

Nenek moyang kita pun suda mempunyai teknologi tersendiri, meski tak secanggih sekarang. Zaman batu adalah zaman prasejarah, dimana masyarakat pendukungnya masih sangat tergantung kepda alam, atau sederhana menggunakan tehnologi sederhana dalam membantu kelangsungan hidup mereka. Masyarajat pendukung zaman batu ini menggunakan peralatan yang terbuat dari batu, tulang-tulang binatang, serta alat-alat yang dibuat dari alam lainnya. Berikut ini beberapa alat yang digunakan pada zaman batu.

1. Kapak Genggam
Kapak genggam banyak ditemukan di daerah Pacitan. Alat ini biasanya disebut “chopper” (alat penetak/pemotong). Kapak genggam banyak ditemukan di daerah Pacitan Jawa Timur. Alat ini dinamakan kapak genggam karena alat tersebut serupa dengan kapak, tetapi tidak bertangkai dan cara mempergunakannya dengan cara menggenggam. Pembuatan kapak genggam dilakukan dengan cara memangkas salah satu sisi batu sampai menajam dan sisi lainnya dibiarkan apa adanya sebagai tempat menggenggam. Kapak genggam berfungsi untuk menggali umbi, memotong, dan menguliti binatang.

2. Kapak Perimbas
Kapak perimbas berfungsi untuk menyiangi cabang kayu, memahat tulang, dan sebagai senjata. Alat ini ditemukan di Gombong (Jawa Tengah), Sukabumi (Jawa Barat), Lahat (Sumatera selatan). Alat ini paling banyak ditemukan di daerah Pacitan.
alat yang digunakan masyarakat pada masa itu terbuat dari batu dan tulang hewan Teknologi Pada Zaman Batu
3. Flakes
Flakes yaitu alat-alat kecil yang terbuat dari batu, yang dapat digunakan untuk mengupas makanan. Selain terbuat dari batu, Flakes juga merupakan alat-alat dari tulang binatang. Kegunaan alat-alat ini pada umumnya untuk berburu, menangkap ikan, mengumpulkan ubi dan buah-buahan.

4. Alat-alat dari Tulang Binatang atau Tanduk Rusa
Salah satu alat peninggalan zaman batu yaitu alat dari tulang binatang. Alat-alat dari tulang ini termasuk hasil kebudayaan Ngandong. Kebanyakan alat dari tulang ini berupa alat penusuk (belati) dan ujung tombak bergerigi. Fungsi dari alat ini adalah untuk mengorek ubi dan keladi dari dalam tanah. Selain itu alat ini juga biasa digunakan sebagai alat untuk menangkap ikan.

Sebutkan ciri-ciri peralatan yang digunakan pada zaman batu.
  • Peralatan terbuat dari batu atau tulang yang masih kasar.
  • Jenis alat yang dipergunakan adalah kapak genggam, kapak perimbas dan flakes, dan alat-alat dari tulang atau tanduk.
  • Teknologi yang digunakan untuk membuat alat tersebut masih sangat sederhana.
  • Alat-alat tersebut digunakan untuk berburu dan mengumpulkan makanan..
Setelah mengamati gambar dan membaca teks, jelaskan teknologi yang digunakan masyarakat di zaman batu.
Teknologi yang digunakan pada zaman batu masih sangat sederhana mereka memanfaatkan benda-benda yang ada disekitar mereka untuk membuat peralatan. Peralatan tersebut masih berbentuk kasar.

Untuk apa saja peralatan tersebut digunakan?
  • Kapak genggam untuk menggali ubi, memotong dan menguliti binatang.
  • Kapak perimbas digunakan untuk menyiangi cabang kayu, memahat tulang, dan sebagai senjata.
  • Flakes digunakan untuk untuk berburu, menangkap ikan, mengumpulkan ubi dan buah-buahan.
  • Alat dari tulang dan tanduk digunakan untuk alat penangkap ikan.
Buat kesimpulan menggunakan kata-kata sendiri dari bacaan di atas.
Kehidupan pada masa zaman batu masih sangat sederhana. Peralatan yang digunakan masih berbentuk kasar dan belum dihaluskan. Peralatan tersebut digunakan untuk berburu dan mengumpulkan buah-buahan dan umbi-umbian.